
Meningkatkan kemampuan diri sendiri adalah tugas kita masing-masing. Bukan
hanya sekarang ketika masih sekolah, tetapi nanti ketika kuliah, bekerja, dan
seterusnya, kita perlu terus menambah skill. Salah satu kunci sukses berkarier adalah jangan pernah
membiarkan diri stagnan. Kita harus punya motivasi dan keyakinan untuk maju.
Namun, tak cuma motivasi, Kita juga harus punya skill memadai. Kita harus mengatur dan meningkatkan kemampuan Kita secara
efektif. Upgrade kemampuan atau skill akan membuka kesempatan lebih besar untuk
meraih posisi puncak, juga akan menjaga Kita terdepak akibat persaingan di
kantor. Nah, berikut adalah beberapa trik untuk upgrade skill :
1. Menilai
Diri Sendiri
Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya Anda mengawalinya dengan menilai
kinerja diri. Penilaian harus obyektif dan realistis. Jika Anda merasa kinerja
Anda belum maksimal, nilailah seperti itu. Ambilah kertas, kemudian tuliskan
poin-poin tugas apa saja yang Anda hadapi di kantor. Lalu, tanyakan pada diri
Anda, seberapa jauh mampu menangani poin-poin tersebut.
Misalnya, jika Anda seorang
supervisor TI, tanyakan seberapa cepat Anda mampu mengikuti perkembangan
teknologi yang ada saat ini? Tanyakan juga apakah Anda menikmati tugas-tugas
tersebut. Daftar singkat ini akan membantu Anda memperoleh gambaran utuh
mengenai kinerja Anda sendiri. Setelah diperoleh gambaran utuh, Anda bisa
memutuskan, aspek mana yang sudah Anda kuasai, dan aspek mana mana yang perlu
ditingkatkan.
2. Terus Mengasah Kemampuan
Pahamilah bahwa karier profesional merupakan sebuah proses di mana Anda
memiliki kesempatan untuk mengikutinya terus menerus.
Jadi, gunakan kesempatan ini
untuk menguasai kemampuan prosefesional. Kerjakan semua tugas dengan
sebaik-baiknya, ikuti aturannya, cari tahu kelebihan dan kelemahan proses yang
Anda ikuti, dan seterusnya. Dengan demikian, Anda akan mampu menjalankan semua tugas
Anda dengan baik, saat ini dan di masa datang.
3. Mempertahankan Kinerja
Selain bertanggungjawab, Anda juga harus menerapkan standar pribadi di dalam
mengerjakan tugas profesional Anda. Standar inilah yang akan menentukan
kualitas kinerja. Di sisi lain, kinerja inilah yang akan menjadi dasar kenaikan
jabatan atau promosi. Jadi, jangan segan bertanya kepada atasan. Jika memang
merasa perlu, mintalah job atau tugas baru yang menurut Anda menantang. Namun,
jangan asal meminta penugasan. Ukur kemampuan dan yakin bahwa Anda memang mampu
menerima tugas.
4. Menjaga Hubungan Kerja
Meski tampaknya tak terkait langsung dengan skill , menjaga hubungan kerja
dengan semua level merupakan salah satu strategi penting untuk mengembangkan
kemampuan. Berusahalah agar mampu bekerja dalam tim secara efektif. Gunakan
semua contoh dan teori profesional yang Anda punya untuk meningkatkan kinerja.
Jika memungkinkan, jadikan diri Anda sebagai salah satu contoh bagi rekan
kerja.
5. Membangun Jaringan Komunikasi
Sisihkan dulu urusan kantor. Kini, saatnya untuk bersosialisasi dan menciptakan
jaringan di luar kantor. Anda bisa bergabung dengan komunitas profesional di
luar posisi karier, namun tetap bisa meningkatkan kualitas kinerja Anda.
Contohnya, jika Anda seorang akuntan, tak ada salahnya bergabung dengan
komunitas bursa. Yakinlah, ilmu dan jaringan yang Anda peroleh dan bina di
komunitas itu akan sangat membantu karier di kemudian hari.
6. Siapkan masa depan
Selalulah bertanya, “Apa yang akan terjadi esok? Bagaimana mengatasinya?” Salah
satu ciri pemenang adalah selalu selangkah di depan lebih dulu ketimbang
kompetitornya. Ketika kompetitor tengah asyik bergulat dengan persoalan hari
ini, Anda sudah mencari solusi untuk persoalan yang muncul esok hari. Cobalah
berlatih membiasakan diri untuk berada selangkah di depan. Dijamin, Anda akan
menikmati hasilnya lebih cepat dari yang Anda perkirakan.
7. Asah terus skill Anda
Dewasa ini banyak sekali tawaran pelatihan atau kursus singkat untuk semua
bidang profesi, dari mulai pelatihan soal keuangan perusahaan, pelatihan
program komputer, pelatihan leadership , dan sebagainya. Nah, seperti halnya
poin ke-2 di atas, jangan ragu untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, sekalipun
tak berkait langsung dengan posisi Anda. Jangan takut untuk mengikuti tes uji
kemampuan. Biasanya, ketakutan dan keraguan muncul ketika Anda belum melangkah.
Begitu melangkah, Anda pasti mampu mengatasi keraguan-keraguan tadi dengan
segera. Pengayaan skill ini sudah pasti akan menjadi poin tersendiri dalam
menjalani karier Anda.
Sumber : sumber: Hasto Prianggoro/dari berbagai sumber, nova
Komentar
Posting Komentar